
Disamping level air, tekanan air juga bisa terpantau secara jelas melalui water monitoring center ini. Walhasil, gangguan pelayanan atau kebocoran pipa bisa diketahui secara dini oleh Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang.
Lebih jauh, data yang tersaji dalam water monitoring center sendiri dihasilkan oleh aplikasi berkonsep Internet of Things (IoT) yang dikembangkan secara mandiri oleh Tim IT Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang. Imbuhnya
Sementara itu, Manajer IT Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang, Budi Harsudiono, mengatakan, ” IOT ini merupakan teknologi terbaru dimana konsepnya menggabungkan antara sensor elektronik yang dibutuhkan untuk memantau air dengan koneksi internet. ”
Perlu diketahui, sensor tersebut meliputi sensor tekanan air, level air, dan debit air. Jadi data dari sensor akan otomatis terkirim secara real time melalui jaringan internet ke server kami. ” Ungkap Budi
Dalam satu Monitoring Center, terdapat 5 (lima) layar monitoring seperti ;
1. Monitoring Center Pusat Wilayah
Dasboard tersebut menampilkan, seperti dimana wikayah sudah tercover maupun yang belum tercover.
Tak hanya itu, Memantau Air Baku Sodong 1, Air Baku Sodong 2, Air Baku Moga, Jaringan Distribusi Utama, Produksi, Wilayah Terpasang, dll.
2. Customer Service PDAM
Dasboard pengaduan menampilkan dimana semua pengaduan akan muncul disana, bagi pelanggan yang ingin melakukan pengaduan bisa melalui aplikasi SiTirta Mobile tersedia di Geogle Playstore, bisa melalui media sosial Facebook @Tirta Mulia, dll.
Eksplorasi konten lain dari CMI News
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


















