Saat dikonfirmasi, Angga membenarkan bahwa dirinya sempat dihubungi oleh nomor asing. Setelah mendengar cerita pilu dan kondisi darurat yang dialami oleh warganya tersebut, ia langsung tergerak untuk mengambil tindakan nyata.
“Ya, awalnya saya tidak tahu ada nomor baru masuk. Setelah Mas Agus Lele menjelaskan kondisi mereka yang telantar, akhirnya saya langsung menghubungi beberapa teman, salah satunya Mas Hendra dari Walangsanga. Alhamdulillah, koordinasi berjalan cepat dan kami bisa mengirimkan transfer uang untuk membantu ongkos kepulangan mereka,” ujar Angga.
AdvertisementScroll kebawah untuk lihat konten
Atas kejadian yang menimpa warganya, Angga mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya di wilayah Randudongkal dan sekitarnya, agar tidak mudah tergiur oleh tawaran kerja di luar daerah yang menjanjikan penghasilan fantastis tanpa kejelasan legalitas.
“Saya menghimbau kepada masyarakat agar selalu mengecek secara detail legalitas perusahaan jika ada tawaran pekerjaan. Jangan mudah percaya iming-iming besar di awal, supaya kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan,” pungkas Angga tegas. (Red)














