Menurut keterangan saksi, pelaku kabur dengan cara yang tidak biasa: ia keluar melalui plafon rumah, naik ke genteng, dan kemudian menyeberangi sungai ke arah selatan. Aksi pelarian ini terekam jelas oleh CCTV sekitar pukul 18.30 WIB, dengan ciri-ciri pelaku mengenakan kaos berwarna hitam.
Momen paling dramatis terjadi saat pelaku melompati atap dan genteng. Suara berisik yang ditimbulkan saat pelarian itu rupanya menarik perhatian warga sekitar.
“Warga sekitar juga sempat memarahi pelaku saat kabur melalui genteng karena berisik,” ujar salah satu warga.
Ironisnya, warga yang memarahi pria kaos hitam di atas genteng tersebut sama sekali tidak mengetahui bahwa orang yang mereka tegur adalah terduga pelaku pembunuhan keji terhadap tetangga mereka sendiri di Perumahan KBA Saradan.
Kasat Reskrim Polres Pemalang membenarkan adanya laporan penemuan mayat dan indikasi tindak pidana kuat di TKP. Pihak kepolisian telah bergerak cepat dengan melakukan olah TKP, mendatangkan tim medis dari Puskesmas, dan mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Dr. Azharu untuk dilakukan autopsi.
Penyelidikan semakin dipermudah setelah warga menyerahkan bukti kunci: rekaman CCTV yang menangkap momen pelarian terduga pelaku telah diserahkan dan kini menjadi petunjuk utama untuk memburu pelaku.















