“Saya mewajibkan semua RT RW memiliki tempah sampah. Sampah rumah tangga bisa dikelola dan dimanfaatkan sehingga menjadi uang. Uang bank sampah bisa dimanfaatkan untuk kepentingan sosial seperti mengentaskan kemiskinan, membantu stunting dan untuk kesejahteraan pengelola,” ucap Sofia.
Ketua bank sampah Sri Rahayu yang menyebut adanya bank sampah RW 01 dapat meningkatkan peran serta masyarakat dalam menjaga lingkungan hidup, terutama memanfaatkan sampah rumah tangga menjadi bahan yang mempunyai nilai lebih.
“Penilaian bank sampah ada beberapa kriteria. Penilaian administrasi dan sampah organik dan organik. Banyak produk non organik yang sudah kami hasilkan seperti tas, busana dan berbagai macam hiasan bunga. Hasilnya bisa kami nikmati untuk mendukung berbagai kegiatan,” jelas Sri.



















