“Untungnya di dalam mobil depan itu penumpangnya perempuan semua, dan besinya tidak sampai menembus ke dalam, hanya menghantam bagian belakang,” tambah Toni.
Kanit Laka Satlantas Polres Metro Jakarta Utara, AKP Edy Wibowo, mengonfirmasi identitas korban tewas adalah sopir berinisial YH dan seorang penumpang/kernet berinisial ESG. Jenazah keduanya telah dievakuasi oleh petugas.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih mendalam untuk memastikan penyebab pasti kegagalan teknis pada penyangga muatan tersebut. Kasus ini menjadi sorotan terkait pentingnya kelaikan kendaraan angkutan barang berat yang melintasi jalur logistik padat seperti Cilincing.

















