CMI News — Pemerintah kembali membuka peluang bagi para fresh graduate untuk menambah pengalaman sekaligus mendapatkan penghasilan. Lewat program magang yang akan dimulai Oktober 2025, peserta berkesempatan memperoleh uang saku sekitar Rp3,3 juta per bulan selama enam bulan.

Program ini menyasar lulusan perguruan tinggi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun. Tahun depan, pemerintah menyiapkan anggaran Rp198 miliar, dengan target 20.000 penerima manfaat di 2025 dan jumlah serupa pada 2026.

Tidak Ada Syarat Khusus

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Agung Nur Rohmad, menegaskan bahwa program ini tidak membedakan latar belakang peserta. “Kalau kita atur IPK atau asal universitas, nanti malah diskriminatif. Jadi semua punya kesempatan yang sama,” jelasnya.

Namun, sama seperti proses rekrutmen kerja pada umumnya, peserta tetap harus melalui tahap wawancara. Perusahaan yang terdaftar dalam program akan menentukan kandidat sesuai kebutuhan, misalnya di bidang teknik, manajemen, atau posisi lainnya.

Mekanisme Pendaftaran

Pendaftaran dilakukan melalui platform SIAPkerja milik Kemnaker. Baik peserta maupun perusahaan diwajibkan membuat akun di sistem tersebut. Nantinya, perusahaan akan mengumumkan kebutuhan posisi, dan pelamar dapat mengajukan sesuai latar belakang pendidikan.

“Di SIAPkerja, perusahaan apply posisi yang dibutuhkan, sementara peserta melamar sesuai prodi. Nanti ada interaksi langsung sebelum masuk ke tahap wawancara,” tambah Agung.

Peluang & Dampak Ekonomi

Program ini dinilai dapat membantu menekan angka pengangguran terdidik, sekaligus memberi ruang bagi perusahaan untuk mengakses tenaga kerja muda. Dari sisi pemerintah, langkah ini sejalan dengan strategi meningkatkan produktivitas tenaga kerja dan daya saing ekonomi.

Dengan uang saku setara UMR di beberapa daerah, program magang ini juga bisa menjadi jembatan transisi dari dunia kampus ke dunia kerja. Apalagi, pengalaman kerja kerap menjadi syarat penting dalam rekrutmen pegawai tetap.

Kapan Dibuka?

Jika regulasi selesai pekan ini, pendaftaran akan langsung tersedia di situs SIAPkerja Kemnaker. Program dijadwalkan mulai Oktober 2025, sehingga para fresh graduate diharapkan segera mempersiapkan diri.