Pemalang, CMI News – Pengembangan lingkungan yang bersih dan ramah terhadap alam telah menjadi salah satu prioritas dalam upaya menciptakan generasi yang peduli terhadap lingkungan. Salah satu inisiatif penting yang mendukung upaya ini adalah program Adiwiyata, yang bertujuan untuk menjadikan sekolah sebagai tempat yang ramah lingkungan dan mendidik siswa untuk mencintai alam.

Dalam hal ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pemalang memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung tim verifikasi calon Sekolah Adiwiyata di kabupaten tersebut.

Program Adiwiyata merupakan program nasional yang diinisiasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), bertujuan untuk menciptakan sekolah yang memiliki kesadaran dan peduli terhadap lingkungan hidup. Sekolah yang berhasil memenuhi kriteria Adiwiyata akan mendapatkan penghargaan, yang dapat meningkatkan citra dan reputasi sekolah tersebut di mata masyarakat.

Sebagai instansi yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan lingkungan hidup di daerahnya, DLH Pemalang memiliki peran strategis dalam mendukung proses verifikasi calon Sekolah Adiwiyata diantaranya SDN 6 SIMA, SMP Negeri 3 Pemalang, dan MIN 2 Pemalang, berlangsung pada Kamis, (5/12/2024).

 

Dukungan DLH Pemalang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pemalang, Wiji Mulyati, S.KM, menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Adiwiyata dengan mendampingi dan memfasilitasi proses verifikasi calon sekolah Adiwiyata di wilayah Pemalang. Program Adiwiyata, yang bertujuan untuk menciptakan sekolah berwawasan lingkungan, menjadi salah satu upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan kesadaran lingkungan sejak dini.

Wiji Mulyati menyampaikan bahwa partisipasi aktif sekolah dalam program ini sangat penting untuk menciptakan generasi muda yang peduli lingkungan, jelas Kepala Dinas DLH Pemalang kepada awak media, Kamis (5/12).

Peran DLH Pemalang dalam Mendukung Tim Verifikasi Calon Sekolah Adiwiyata di Kabupaten Pemalang

“Kami ingin memastikan setiap calon sekolah Adiwiyata mampu memenuhi indikator yang ditetapkan, seperti kebijakan berwawasan lingkungan, pelaksanaan kurikulum berbasis lingkungan, kegiatan berbasis partisipatif, serta pengelolaan sarana pendukung ramah lingkungan,” ujar Wiji.

Tim verifikasi yang terdiri dari berbagai pihak, termasuk Dinas Lingkungan Hidup, melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah calon penerima penghargaan Adiwiyata. Dalam kunjungan tersebut, tim menilai sejauh mana sekolah mampu menerapkan prinsip-prinsip Adiwiyata dalam kehidupan sehari-hari, seperti pengelolaan sampah, penghijauan, dan pelaksanaan program kebersihan.

Wiji Mulyati juga menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah, masyarakat, dan pemerintah daerah untuk keberlanjutan program ini. “Sekolah Adiwiyata bukan hanya tentang penghargaan, tetapi juga tentang membangun budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan. Kami akan terus memberikan pendampingan dan dukungan agar lebih banyak sekolah di Pemalang mampu menjadi bagian dari program ini,” tambahnya.

Dengan adanya dukungan penuh dari Dinas Lingkungan Hidup dan komitmen Wiji Mulyati, diharapkan semakin banyak sekolah di Pemalang yang berhasil meraih predikat Adiwiyata. Hal ini tidak hanya akan meningkatkan kualitas pendidikan berbasis lingkungan, tetapi juga berkontribusi dalam pelestarian lingkungan di Kabupaten Pemalang secara keseluruhan.

 

Kolaborasi dengan Tim Verifikasi

Proses verifikasi untuk mendapatkan predikat Sekolah Adiwiyata melibatkan berbagai pihak, termasuk tim verifikasi yang terdiri dari berbagai unsur, seperti pemerintah daerah, masyarakat, dan pihak sekolah itu sendiri. DLH Pemalang berperan sebagai koordinator utama dalam memastikan bahwa tim verifikasi memiliki data dan informasi yang akurat serta melakukan verifikasi dengan objektif.

DLH Pemalang bekerja sama dengan tim verifikasi untuk melakukan survei lapangan guna menilai sejauh mana sekolah telah menerapkan prinsip-prinsip lingkungan dalam kegiatan sehari-hari. Verifikasi ini mencakup berbagai aspek, mulai dari kebijakan sekolah tentang lingkungan, fasilitas pendukung, hingga keterlibatan siswa dalam kegiatan lingkungan.

Peran DLH Pemalang dalam mendukung tim verifikasi calon Sekolah Adiwiyata sangatlah penting. Melalui pendampingan teknis, penyuluhan, dan evaluasi yang dilakukan secara konsisten, DLH Pemalang membantu sekolah-sekolah di Kabupaten Pemalang untuk memperoleh status Sekolah Adiwiyata dan menjadi contoh bagi sekolah lainnya.

Dukungan ini juga berperan dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, hijau, dan ramah terhadap alam, yang pada gilirannya akan mendidik generasi muda untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Meskipun ada beberapa tantangan yang dihadapi, kolaborasi antara DLH Pemalang dan pihak-pihak terkait terus berupaya untuk menjadikan Kabupaten Pemalang sebagai daerah yang semakin hijau dan berkelanjutan.

 

Penghargaan Adiwiyata Tingkat Nasional 2024 :

SDN 01 Beluk mencatatkan prestasi membanggakan dengan menerima penghargaan Adiwiyata tingkat Nasional 2024, sebuah penghargaan yang diberikan kepada sekolah yang berhasil menerapkan prinsip-prinsip pelestarian lingkungan dalam kegiatan pembelajaran dan manajemen sekolah. Penghargaan ini merupakan pengakuan atas upaya SDN 01 Beluk dalam menciptakan ekosistem sekolah yang hijau, bersih, dan berwawasan lingkungan.

Motivasi untuk Masa Depan
Dengan penghargaan Adiwiyata 2024, SDN 01 Beluk diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk mengikuti jejak yang sama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang berkelanjutan. Upaya ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan siswa, tetapi juga membangun generasi yang peduli terhadap bumi.

Penghargaan Adiwiyata ini menjadi bukti nyata bahwa melalui pendidikan, perubahan positif terhadap lingkungan bisa dimulai dari langkah kecil di sekolah. SDN 01 Beluk kini siap melangkah lebih jauh untuk mempertahankan prestasi ini di tahun-tahun mendatang.