Masyarakat berharap agar pihak XL memiliki mitigasi bencana yang lebih matang di masa depan, seperti penyediaan sistem redundansi atau server cadangan.
“Harapannya, perusahaan sebesar XL punya server cadangan jika terjadi hal darurat seperti ini. Jadi, jika satu titik hilang atau rusak, pelanggan tidak langsung dirugikan dengan pemutusan jaringan total secara berjam-jam,” keluh salah satu pelanggan.
Hingga berita ini diturunkan, tim teknis XL dilaporkan masih terus berupaya melakukan langkah-langkah pemulihan darurat agar layanan dapat segera kembali dinikmati oleh ribuan pelanggan di Pemalang.














