Syarat makna kehidupan,
Banyak yang lupa
dari mana asal-usulnya.
Banyak dada menganga,
membuka kesombongan,
memberi keangkuhan.
Tengoklah ke belakang:
“Siapa dirimu?”
Kita manusia sempurna,
berakhlaklah yang lebih mulia.
“Bukan dirimu,”
tetapi perilakumu.
Ingatlah!
Diri kita sama,
dicipta dari tanah yang kotor,
terinjak dan diinjak.
Hanya kuasa Tuhan
yang menyempurnakan,
agar kita sempurna
menjadi manusia berguna.
Kita hanyalah kita,
yang pada akhirnya
pulang tiada bernyawa.
Apalagi yang ditunggu?
Kalau secuil kebaikan
tidak pernah engkau sisihkan,
rindu terdalam
hanyalah sebuah penyesalan.
Hanya dosa dan doa,
air mata.






