“Kami akan menerapkan beberapa metode, mulai dari pembangunan tanggul laut, penggunaan metode hibrida seperti hosogai, hingga solusi berbasis alam (nature-based solutions),” papar Agus.
Selain penguatan struktur pantai, BPOPPJ berencana membangun danau retensi sebagai solusi alternatif penampungan air. Penggunaan danau retensi dinilai lebih efisien dibandingkan penyediaan lahan darat yang luas dan membutuhkan biaya pembebasan lahan yang sangat besar.
Melalui sinergi antara Pemkab Pemalang dan BPOPPJ, proyek pengamanan pantai ini diharapkan segera terealisasi untuk meminimalisir risiko kerugian materiil bagi masyarakat dan memperkuat ketahanan wilayah Pantura Jawa.



















