“Rata-rata penurunan tanah di pesisir kami mencapai 12 sentimeter per tahun. Kondisi ini yang memicu banjir dan rob semakin parah,” ujar Anom di hadapan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Bupati berharap rencana penanganan yang disusun oleh BPOPPJ dapat memberikan dampak langsung bagi pemulihan ekonomi warga pesisir. Ia menekankan bahwa normalisasi kawasan pantai bukan sekadar soal infrastruktur, melainkan upaya menghidupkan kembali mata pencaharian masyarakat yang terdampak.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Deputi Bidang Pengelolaan Wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur BPOPPJ, Agus Andriyanto, menjelaskan bahwa program ini merupakan instruksi langsung dari Presiden. Pihaknya telah menyiapkan sejumlah metode teknis untuk membentengi pesisir Pemalang.



















