Scroll untuk baca artikel
banner
banner
banner
Berita

Pemerintah Kian Serius Dorong Penggunaan Etanol di BBM, Ini Analisisnya

×

Pemerintah Kian Serius Dorong Penggunaan Etanol di BBM, Ini Analisisnya

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

CMI News – Pemerintah Indonesia kian serius memperluas penggunaan etanol sebagai campuran bahan bakar minyak (BBM). Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar menuju transisi energi bersih sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar fosil.

Saat ini, produk Pertamax Green 95 milik PT Pertamina (Persero) telah mengandung campuran etanol sebesar 5%. Namun, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menilai angka ini masih bisa ditingkatkan secara bertahap.

“Pak Menteri malah mendorong agar pemanfaatan etanol bisa lebih besar lagi,” ujar Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Eniya Listiani Dewi, dikutip Selasa (7/10/2025).

Kendaraan Sudah Siap, Tapi Pasokan Etanol Masih Terbatas

Secara teknis, kendaraan bermotor di Indonesia sebenarnya sudah mampu menggunakan BBM dengan campuran etanol hingga 20% (E20). Infrastruktur pendukung pun telah disiapkan, misalnya fasilitas blending milik Pertamina di Plumpang, Jakarta, yang sudah kompatibel untuk pencampuran hingga kadar tersebut.

Namun, kendala utama terletak pada keterbatasan pasokan etanol dalam negeri. Pemerintah masih berhati-hati membuka opsi impor karena ingin memastikan kemandirian energi tetap terjaga.

“Karena sumbernya terbatas. Pak Menteri tidak mau impor,” lanjut Eniya.


Eksplorasi konten lain dari CMI News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.





















banner
error:

Verified by MonsterInsights