“Melalui apel hari ini, kita menyatakan siap terhadap potensi semua bencana. Bukan kita menantang bencana, tetapi kita benar-benar menggalang kekuatan agar secara pribadi, kelompok, dan komunitas siap menghadapi potensi yang timbul,” tegas Bupati Anom.
Bupati juga menambahkan bahwa ancaman bencana bukan hanya masalah lingkungan, tetapi juga bisa berdampak pada stabilitas pemerintahan baik di tingkat daerah maupun nasional jika tidak ditangani dengan manajemen yang tepat.
Di tengah penguatan internal daerah, Pemkab Pemalang juga menunjukkan sisi kemanusiaannya. Dalam rangkaian apel tersebut, dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis sebesar Rp820 juta yang ditujukan untuk korban bencana alam di Aceh. Hal ini menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial adalah bagian tak terpisahkan dari semangat penanggulangan bencana.
Bupati Anom menginstruksikan seluruh jajaran perangkat daerah untuk memasukkan perspektif kebencanaan ke dalam ruang lingkup tugas masing-masing. Langkah ini diambil agar:

















