Scroll untuk baca artikel
banner
banner
banner
Karya TulisNovel

“PELITA SUNYI” (Bab II)

×

“PELITA SUNYI” (Bab II)

Sebarkan artikel ini
Pelita Sunyi
Pelita Sunyi

Senja mulai merayap di ufuk barat. Semilir suara angin berhembus mengiringi malam yang mulai terasa gelap. Nan jauh di sana terdengar suara azan berkumandang. Akira beranjak dari tempat duduknya menuju ke dalam rumah. โ€Akira..?โ€ Panggil Ibu. โ€œIya,Bu,โ€ Jawab Akira pelan. โ€œSalat, Nak…โ€ โ€œIya, Bu,โ€ Akira segera ke dalam kamar mandi untuk mengambil air wudu. Mereka pun salat bersama, menjalankan kewajiban perintah Tuhan. Suasana yang tenang dalam zikir panjang, seraya doa yang dipanjatkan. Kembali Akira masuk ke dalam kamar, dia hanya duduk di tempat tidur, sembari memandang jauh lewat kaca jendela kamar. Sebentar ia menatap, Sebentar ia hembuskan nafas dalam-dalam. Sesaat Akira terdiam membisu, sambil mengingat sesuatu. โ€Ada apa Akira? malah melamun, kurang baik malam-malam bengong sendiri, ayo sini, makan duluโ€ Ucap ibu. Akira langsung menuju ruang tengah untuk makan malam bersama.

Ayah Akira duduk di teras rumah โ€œAyahโ€ Kata Akira sambil duduk di samping ayah. โ€œIya nak, ada apa?โ€ Jawab Ayah Akira dengan senyuman. โ€œYah, besok sepulang dari sekolah aku mau kerja kelompok di rumah temen ku, kira-kira Ayah besok bisa ngga ya jemput di rumah temen ku?โ€ Tanya Akira.

โ€œIya, nanti ayah jemput jam berapa?โ€ Tanya Ayah Akira. โ€œJam 5 sore yahโ€ Jawab Akira.

โ€œYa udah, sekarang kamu belajar dulu kalo udah selesai langsung tidur biar besok ngga kesiangan.โ€ Suruhan ayah akira. “Iya yah” Kata Akira sambil berlalu. Waktu menunjukan pukul 20, terdengar jam dinding berbunyi. Akira pun segera merebahkan diri. Rasa lelah yang menghinggapi di seluruh tubuh, ia pun mulai terlelap dalam tidur malam mimpi yang indah menyongsong hari esok.

Pagi ini Akira berangkat lebih awal, dan langsung masuk keruang kelas untuk mengerjakan tugas piket harian, ia pun langsung membersikan ruang kelasnya. Lina,tiyas,khusnul,fina mulai terlihat masuk kedalam kelas. Mereka pun saling menyapa. โ€œHai lin nanti kita pulang bareng ya, terus kita langsung kerumah tias untuk kerja kelompok.โ€

โ€œGimana Yas?โ€™ celetuk Fina.

“Oke?!โ€ Jawab Tiyas sambil mengacungkan jempol.

Jam menunjukan pukul 07.00. Bel sekolah berbunyi, terdengar suara riuh anak-anak masuk ke kelas masing-masing di ikuti oleh para guru untuk segera memulai pelaran. Terdengar riuh rendah suara anak-anak di kelas masing-masing saat doa di panjatkan. Suara hening pun mulai mengiringi di saat mata pelajaran dimulai. Terlihat sinar matahari mulai memancarkan cahaya yang hangat memberikan suasana semakin tenang.


Eksplorasi konten lain dari CMI News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.





















banner
error:

Verified by MonsterInsights