“Estimasi kerugian diperkirakan mencapai Rp5 Miliar. Seluruh bangunan dan barang milik pedagang ludes terbakar,” kata kepla BPBD Pemalang saat dikonfirmasi CMI News.
Hingga malam ini, petugas keamanan masih bersiaga di lokasi untuk mensterilkan Tempat Kejadian Perkara (TKP). Warga dilarang mendekat demi menghindari risiko bangunan runtuh maupun sisa hawa panas. Unit intelijen juga terus memantau situasi untuk memastikan kondisi pasca-kebakaran tetap kondusif dan mencegah isu-isu liar yang berkembang.
Kini, para pedagang hanya bisa terpaku melihat tempat mereka mencari nafkah telah berubah menjadi puing dan arang.




















