Menghadapi tahun 2025, pasangan Mansur-Boby merancang pembangunan tambahan sebanyak 25 TPS di tingkat desa. Dengan anggaran yang telah dialokasikan, TPS-TPS ini diharapkan mampu mengolah sampah domestik langsung di desa sehingga tidak hanya mengurangi beban sampah yang dikirim ke TPA, tetapi juga mendukung program pengelolaan sampah berkelanjutan.
Fasilitas ini rencananya tidak hanya menangani sampah biasa, tetapi juga menghasilkan pupuk organik dan mengembangkan budi daya magot, yang dapat mengolah sampah organik secara alami.
“Kami berkomitmen agar sampah bisa selesai dikelola di desa, tanpa harus mengganggu lingkungan kabupaten lebih jauh. Hasilnya pun bisa dimanfaatkan warga dalam bentuk pupuk organik yang bernilai ekonomi,” ujar Mansur dengan optimis.
Debat kali ini tidak hanya mengungkapkan rencana ambisius pasangan calon, tetapi juga menunjukkan kesungguhan mereka dalam menciptakan Pemalang yang bersih, hijau, dan lebih mandiri dalam tata kelola lingkungannya.
Komitmen pasangan Mansur-Boby mencerminkan harapan besar masyarakat Pemalang untuk lingkungan yang sehat dan berkualitas.













