Scroll untuk baca artikel
banner
banner
banner
Berita

Neodymium Melonjak Tajam, Harga Tembus Rp1,8 Miliar per Ton – Komoditas Strategis di Era Teknologi Hijau

×

Neodymium Melonjak Tajam, Harga Tembus Rp1,8 Miliar per Ton – Komoditas Strategis di Era Teknologi Hijau

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

Cikarang, CMI News – Di tengah fluktuasi harga komoditas global, satu nama melesat meninggalkan yang lain: neodymium. Logam tanah jarang (rare earth element/REE) ini kini menjadi primadona baru pasar global, bahkan harganya jauh menyalip emas.

Data Refinitiv menunjukkan, per Jumat (22/8/2025), harga neodymium menembus CNY 785.500 per ton atau setara Rp1,8 miliar. Lonjakan ini mencatatkan kenaikan 21% dalam sebulan terakhir dan 58% sepanjang tahun berjalan. Dari seluruh komoditas utama, hanya rhodium (62%) yang tumbuh lebih tinggi.

Sebagai perbandingan, harga batu bara saat ini hanya US$111 per ton atau Rp1,8 juta. Dengan demikian, harga neodymium setara 1.000 kali lipat batu bara.

Kenapa Neodymium Jadi Rebutan?

Neodymium adalah bahan baku utama magnet permanen NdFeB (neodymium-iron-boron), yang dikenal paling kuat di dunia. Magnet ini menjadi komponen vital di berbagai perangkat modern, mulai dari:

Mikrofon, headphone, dan speaker

Hard disk drive

























banner
error:
Verified by MonsterInsights