16.635 aduan terkait fintech,
16.067 terkait perbankan,
8.367 laporan soal perusahaan pembiayaan,
serta sisanya terkait asuransi dan lembaga keuangan nonbank lainnya.
Sebagian besar kasus, sekitar 91,85%, diselesaikan melalui mekanisme internal dispute resolution (penyelesaian internal oleh lembaga jasa keuangan). Sementara 8,15% kasus lainnya masih dalam proses penanganan.
Selain itu, terdapat 42.885 nomor telepon yang dilaporkan karena terindikasi terlibat dalam aksi penipuan.
Penipuan Belanja Online Masih Jadi Modus Favorit
Friderica menambahkan, jenis penipuan yang paling banyak memakan korban adalah transaksi belanja online fiktif—di mana korban telah mentransfer uang, namun barang tidak pernah dikirim.











