
Cilacap, cminews.co.id : Desa Tambaksari Kecamatan Kedungreja Kabupaten Cilacap, menggelar memetri bumi sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam memberikan keberkahan kepada warga desa Tambaksari.
Memetri Bumi atau sedekah bumi rutin dilaksanakan tiap tahun pada bulan Sura dalam penanggalan jawa atau Muharam di penanggalan Hijriah.
Kepala Desa Tambaksari, Rasimun, mengatakan kegiatan ini rutin dilaksanakan tiap tahun, sebagai ungkapan rasa syukur Desa Tambaksari dan seluruh warganya.
“Alhamdulillah kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya, sedekah bumi, dan memohon kepada Yang Kuasa untuk kemakmuran desa kami”, ujar Kades Tambaksari, Jumat sore (11/7/2025).

Menurut Kades Tambaksari, sebelum menuju puncak acara yaitu pagelaran wayang kulit semalam suntuk, pihaknya mengadakan Maqbaroh atau ziarah kubur.

“Kita juga laksanakan Maqbaroh atau ziarah kubur kepada semua mantan Kepala Desa Tambaksari yang sudah meninggal”, imbuhnya.
Selain Maqbaroh kepada para mantan Kades Tambaksari, Rasimun juga melakukan Maqbaroh kepada para leluhurnya di Kebumen.
Rasimun menyebut, kegiatan melibatkan semua unsur elemen di desa Tambaksari, seperti melibatkan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), seluruh perangkat desa, dan karang taruna. “Semua unsur Alhamdulillah nyengkuyung ikut mensukseskan kegiatan. Terkait lakon dalam pagelaran wayang, intinya untuk kemakmuran desa kami, keselamatan, gemah ripah loh jinawi”, tutupnya.
Puncak kegiatan Memetri Bumi atau Sedekah Bumi Desa Tambaksari yakni digelarnya pagelaran wayang kulit semalam suntuk dengan lakon “Kancing Senopati”, yang bawakan oleh Dalang Ki Sigit Djono Saputro dari Kesugihan Cilacap. (Suratman)(*)








