

Pada 8 September 2025, PAUD KB Bunda Desa Tarikan menerima kunjungan resmi Bunda PAUD Kecamatan Kumpeh Ulu, yang merupakan istri Camat Kumpeh Ulu, bersama rombongan dari Puskesmas Muaro Kumpeh. Kegiatan ini menjadi momen penting dalam upaya penguatan pendidikan anak usia dini, pembinaan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta pengembangan pembelajaran kreatif bagi anak-anak.

Acara ini turut dihadiri oleh bidan desa, Bunda PAUD Desa Tarikan, Ketua PKK Desa Tarikan, mahasiswa PBL IKM UNJA, seluruh guru PAUD, serta anak-anak PAUD KB Bunda yang mengikuti kegiatan dengan penuh keceriaan.
Kegiatan dimulai pada pagi hari dengan berbagai aktivitas edukatif dan rekreatif yang melibatkan anak-anak, guru, mahasiswa PBL, serta pihak kecamatan dan puskesmas. Beberapa agenda utama yang dilaksanakan antara lain:

1. Penanaman Bibit Sayur-Sayuran
Anak-anak PAUD diajak untuk menanam bibit sayuran seperti kangkung, bayam, dan sawi di halaman sekolah. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan konsep edukasi lingkungan, menumbuhkan rasa cinta terhadap alam, serta mengajarkan tanggung jawab sejak dini. Mahasiswa PBL turut mendampingi anak-anak dalam proses penanaman sambil memberikan arahan sederhana.

2. Penyuluhan CTPS oleh Puskesmas Muaro Kumpeh
Petugas Puskesmas memberikan penyuluhan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dengan metode demonstrasi langsung. Anak-anak terlihat antusias mempraktikkan 7 langkah cuci tangan yang baik dan benar. Penyuluhan ini penting untuk meningkatkan kebiasaan hidup bersih guna mencegah penyakit yang kerap menyerang anak usia dini.
3. Senam Ceria Bersama
Seluruh peserta, termasuk bunda camat, bidan desa, guru PAUD, mahasiswa PBL, dan anak-anak mengikuti senam ceria bersama. Suasana berlangsung meriah dan penuh energi positif. Senam bertujuan meningkatkan kebugaran dan memperkuat hubungan antara pendidik, anak-anak, serta masyarakat.

4. Belajar bersama di Kelas PAUD KB Bunda
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi belajar kreatif di kelas. Anak-anak mengikuti kegiatan menggambar, bercerita, dan bernyanyi, yang dipandu oleh guru PAUD dengan dukungan mahasiswa PBL. Bunda camat turut mengamati dan memberikan apresiasi atas kreativitas guru dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan.

Dalam sambutannya, Bunda PAUD Kecamatan Kumpeh Ulu mengucapkan apresiasi kepada PAUD KB Bunda Desa Tarikan atas komitmennya dalam membina anak-anak usia dini.
“Anak-anak adalah generasi masa depan yang harus dibina sejak dini. Kegiatan hari ini luar biasa karena mengajarkan nilai kebersihan, kemandirian, dan cinta lingkungan. Terima kasih kepada guru, mahasiswa PBL, dan Puskesmas yang telah berkolaborasi. Semoga PAUD Desa Tarikan terus berkembang dan menjadi contoh bagi desa lain.”
Perwakilan Puskesmas juga menyampaikan pentingnya edukasi kesehatan sejak usia dini.
“CTPS adalah kebiasaan kecil yang berdampak besar. Kami senang melihat antusiasme anak-anak dan berharap kebiasaan ini dibawa ke rumah. Terima kasih kepada PAUD dan mahasiswa PBL yang mendukung kegiatan ini.”
Bunda PAUD Desa Tarikan menyambut baik kegiatan kolaboratif ini.
“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan Bunda Camat dan pembinaan dari Puskesmas. Dukungan ini sangat berarti bagi kemajuan PAUD kami. Anak-anak sangat bersemangat belajar hari ini berkat kegiatan yang variatif.”

Perwakilan mahasiswa PBL turut menyampaikan ucapan singkat.
“Suatu kehormatan bagi kami dapat hadir dan membantu jalannya kegiatan ini. Anak-anak PAUD adalah masa depan bangsa, dan kami senang bisa ikut berkontribusi, terutama dalam edukasi CTPS dan pendampingan belajar.”

Guru PAUD juga memberikan apresiasi.
“Kegiatan hari ini sangat bermanfaat dan menyenangkan bagi anak-anak. Terima kasih kepada mahasiswa PBL yang membantu mendampingi, serta kepada puskesmas dan pihak kecamatan atas dukungannya.”
Kegiatan kunjungan Bunda PAUD Kecamatan Kumpeh Ulu bersama Puskesmas Muaro Kumpeh menjadi momen berharga yang memperkuat hubungan antara lembaga pendidikan anak usia dini, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan mahasiswa PBL. Kolaborasi ini bukan hanya memberikan pembelajaran bermakna bagi anak-anak, tetapi juga memperkuat sinergi dalam pembangunan pendidikan dan kesehatan di Desa Tarikan.









