Cikarang, CMI News – Pergantian Menteri Keuangan dari Sri Mulyani Indrawati ke Purbaya Yudhi Sadewa menjadi perhatian banyak pihak. Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, memberikan pandangan positif terkait sosok ekonom tersebut.

Menurut Luhut, Purbaya bukanlah figur baru di lingkaran kebijakan ekonomi. Pengalaman panjangnya, termasuk saat menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dianggap menjadi modal penting dalam menjalankan amanah baru sebagai bendahara negara.

“Pak Purbaya orang baik, dan saya kira dia punya pengalaman yang bagus,” ujar Luhut, Rabu (10/9/2025).

Sebagai Menteri Keuangan, Purbaya memikul tanggung jawab besar di tengah dinamika ekonomi global. Luhut menekankan bahwa publik sebaiknya memberi ruang bagi Purbaya untuk menunjukkan kinerjanya terlebih dahulu.

Ia optimistis, latar belakang akademis dan pengalaman teknokratis yang dimiliki Purbaya mampu menopang langkah pemerintah dalam mengelola fiskal negara. Dukungan terhadap agenda Presiden Prabowo Subianto, terutama mendorong pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja, disebut menjadi fokus utama.

“Saya yakin Pak Purbaya akan berbuat banyak, membantu keinginan Bapak Presiden,” tambah Luhut.

Sebelum dipercaya memimpin Kementerian Keuangan, Purbaya sudah menempati sejumlah posisi strategis. Ia pernah menjadi Staf Khusus Bidang Ekonomi di Kementerian Koordinator Kemaritiman pada periode 2016–2018, serta menjabat Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi hingga 2020.

Pengalaman tersebut menempatkan Purbaya dalam posisi yang akrab dengan dinamika kebijakan lintas sektor. Latar belakang ekonominya juga menjadi nilai tambah dalam merumuskan strategi fiskal yang adaptif terhadap tantangan domestik maupun global.