Tak hanya itu, seperti pengumpulan pengolahan pemisahan limbah sisa produksi, penanganan pemilahan makanan, minuman, dan rokok, barang grosir makanan segar, kering, asin dan beku, kurir, layanan bersifat insidental terkait transportasi udara, serta penanganan kargo udara dan darat”, terang Mutfi.
Sektor pekerjaan service 2, lanjut Mutfi, spesifik nya antara lain, perhotelan dan restoran, dengan kuota masing-masing 101 untuk service 1 dan service 2 dengan kuota 4.782. Dirinya berharap, dengan adanya penambahan sektor pekerjaan yang dibutuhkan, semoga bisa menjadi rujukan pilihan siswa didik kami yang nantinya sebagai pekerja migran dan tentunya lulus ujian eps topik.
“Adanya penambahan sektor, tentunya bisa menjadikan referensi siswa didik kami dalam memilih sektor pekerjaan yang benar-benar sesuai dengan keahliannya. Semoga siswa kami semuanya bisa lolos verifikasi pendaftaran dan nantinya dapat mengikuti ujian eps topik program G to G Korea, serta banyak yang lulus ujian”, pungkas Mutfi.















