
CILACAP – CMI News : Mendapatkan nilai sempurna pada pelaksanaan ujian Employment Permit System (EPS) Topik Program G to G Korea Selatan, sektor manufaktur gelombang 1, dua siswa didik Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS) Omoni Edukasi Cilacap menerima reward dari pimpinan LPKS. Pemberian reward ini dilaksanakan di aula LPKS Omoni Edukasi Cilacap, Senin (8/7/2024).
Dua siswa didik LPKS Omoni, masing-masing Irfan Yulianto dan Luqmitha Claradiva Azzahra berhak mendapat reward senilai masing-masing Rp.2 juta.
Hal ini dilakukan sebagai ungkapan apresisasi LPKS Omoni serta sebagai penyemangat siswa didik lain yang belum mengikuti ujian atau para siswa didik baru, seperti di sampaikan Pimpinan LPKS Omoni Edukasi Cilacap, Mutfi Ma’ruf.
“Alhamdulillah dua siswa didik kami mendapat nilai sempurna pada ujian EPS Topik Bahasa Korea sektor Manufactur gelombang 1. Reward ini sebagai apresiasi LPK terhadap siswa didik yang mendapat nilai sempurna (100), dan juga memacu semangat siswa didik lainnya yang akan mengikuti ujian EPS Topik”, ujar Mutfi.

Menurutnya, pemberian reward ini, diberikan oleh LPKS Omoni Edukasi Cilacap sudah kali keberapa. “Setiap ada ujian EPS Topik, baik itu sektor perikanan, manufactur, shipbuilding, jasa 1 dan jasa 2, jika ada siswa didik kami yang mendapat nilai sempurna kami berikan apresiasi, dan ini sudah berlangsung tiap tahun”, imbuhnya.

Mutfi berharap, setelah mereka dinyatakan lulus oleh HRD Korea pada tahapan EPS Topik (tes teori), semoga siswa didiknya juga dimudahkan dalam mengikuti skill tes yang akan di laksanakan pada tanggal 14-18 Juli 2024 di Semaarang dan lulus semuanya.
“Meskipun siswa didik kami yang dinyatakan lulus tahap satu untuk lanjut di tahap skill tes hanya beberapa anak, tapi kami tetap bersyukur, semoga semua siswa didik yang akan mengikuti ujian tahap 2 lulus semua”, pungkasnya.

Sementara itu, salah satu penerima reward, Luqmitha Claradiva Azzahra, mengatakan bahwa dirinya sangat bersyukur bisa mendapat nilai sempurna.
“Saat mengikuti tes tahap 1, saya tidak menarget nilai maksimal, intinya bisa masuk mengikuti tahap selanjutnya, Alhamdulillah dapat nilai sempurna. Tentunya pencapaian ini merupakan jawaban doa orang tua, pimpinan dan staff LPKS Omoni beserta para siswa didiknya. Semoga bisa memotivasi siswa didik yang akan mengikuti ujian tahap 1 dan siswa baru di LPKS Omoni”, ucap Mitha.
Luqmitha Claradiva Azzahra, atau akrab di panggil Mitha, juga berharap dirinya di mudahkan dalam ujian tahap skil tes, serta proses proses selanjutnya hingga bisa bekerja di Korea Selatan sesuai harapan, untuk perubahan ekonomi keluarga.
“Dukungan doa tetap saya harapkan kepada semua, agar saya mudah dan dilancarkan dalam mengikuti tes skill, dinyatakan lulus dan mengikuti proses proses selanjutnya hingga saya bisa terbang dan bekerja di Korea Selatan yang menjadi impian selama ini, untuk merubah perekonomian keluarga”, katanya.
LPKS Omoni Edukasi Cilacap, merupakan sebuah lembaga pelatihan kerja swasta yang mengajarkan Bahasa Korea, bagi para calon siswa yang ingin bekerja di Korea Selatan sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui program G to G, dengan sektor pekerjaan antara lain sektor perikanan tangkap dan perikanan budidaya, manufactur (pekerja pabrik), sektor jasa 1 yang meliputi pengolahan limbah dan kurir, sektor jasa 2 di Hotel dan Restaurant serta sektor Shipbuilding atau galangan kapal.








