CILACAP – CMI News : Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS) Omoni Edukasi Cilacap, Jumat sore (2/8/2024) menggelar Psikotes untuk mengetahui kepribadian dan potensi bagi peserta didiknya yang dinyatakan lulus pada ujian EPS Topik Program G to G Korea Selatan.

LPKS Omoni Edukasi Cilacap merupakan lembaga pelatihan kerja yang bergerak di bidang Bahasa Korea, seperti di ungkapkan Pimpinan LPKS Omoni Edukasi Cilacap, Mutfi Ma’ruf.

Menurutnya, pelaksanaan psikotes ini sebagai syarat pemberkasan bagi siswa kami yang telah mengikuti ujian eps topik program G to G korea selatan dan dinyatakan lulus.

“LPKS Omoni Edukasi Cilacap, hari ini melaksanakan psikotes siswa didik kami, di ikuti oleh siswa kami yang mengambil sektor jurusan pekerjaan baik manufactur (pabrik) atau perikanan (fishing)”, ucap Mutfi.

Sebelum pelaksanaan psikotes, lanjut Mutfi, siswa didik kami juga menjalani Medical Check Up (MCU), dimana MCU tersebut juga sebagai syarat sending Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI).

Gedung LPKS Omoni Edukasi Cilacap. (foto: Awan)

Pihaknya berharap, setelah hasil dari MCU dan psikotes keluar, semoga siswa didiknya di permudah dalam proses sending.

“Setelah hasil MCU dan Psikotes nantinya keluar, kami sebagai pimpinan LPKS Omoni, berharap, semua proses siswa didik kami di mudahkan, segera mendapatkan pekerjaan di Korea yang di inginkan. Setelah sending data, segera muncul pemberitahuan CPMI dari siswa didik kami yang mendapatkan job, segera terbang dan bekerja di Korea, yang nantinya akan merubah taraf kehidupan dan ekonomi para siswa setelah bekerja di Korea Selatan”, pungkas Mutfi.

Sementara itu, pimpinan Biro Psikotes Mitra Semarang yang di tunjuk oleh LPKS Omoni Edukasi Cilacap, Hilmy Yuarifki, mengatakan, bahwa tujuan psikotes adalah untuk mengetahui kepribadian dan potensi.

“Tujuannya untuk mengetahui kepribadian dan potensi dari siswa peserta psikotes”, ucapnya.

Dalam pelaksanaan psikotes yang di gelar LPKS Omoni Edukasi Cilacap, di ikuti oleh sedikitnya 35 peserta didik LPKS Omoni, yang terdiri dari siswa siswi dengan sektor jurusan pekerjaan Manufactur (pabrik), perikanan (fishing).