PEMALANG – Sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan inklusif. Guna memastikan hal tersebut berjalan optimal sejak dini, Camat Pulosari, Arif Senoaji, S.STP., M.Si., menghadiri langsung kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 3 Pulosari, Rabu (15/7/2026).

Kehadiran jajaran pemerintah kecamatan dalam orientasi siswa baru ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan sekolah ramah anak yang bebas dari segala bentuk perundungan (bullying) maupun kekerasan.

Dalam arahannya di hadapan para siswa baru kelas VII, Arif Senoaji memberikan materi edukatif mengenai pentingnya pemahaman hak-hak anak dan perlindungan anak di lingkungan sekolah. Menurutnya, institusi pendidikan wajib menjamin kenyamanan peserta didik selama menuntut ilmu.

“Sekolah harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi tumbuh kembang peserta didik agar melahirkan generasi muda yang berkarakter kuat dan berprestasi,” tegas Arif Senoaji.

Langkah preventif ini mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah dan instansi terkait. Rangkaian kegiatan pengarahan ini turut didampingi langsung oleh Kepala SMPN 3 Pulosari serta Koordinator PLKB Kecamatan Pulosari yang ikut memantau jalannya masa orientasi.

Melalui momentum MPLS ini, ditegaskan kembali bahwa menciptakan ruang belajar yang sehat tidak bisa hanya bersandar pada pihak sekolah. Sinergi yang kuat antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat adalah instrumen utama untuk melahirkan ekosistem pendidikan berkualitas demi masa depan anak-anak.