Cilacap, cminews.co.id : Memasuki libur panjang peringatan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) bagi sebagian masyarakat dimanfaatkan untuk berwisata. Destinasi wisata baru di Cilacap adalah Kawasan Kota Lama (Heritage) Titik Nol Kilometer Cilacap.

Lokasi ini berada di ujung selatan Jalan Jenderal Ahmad Yani Cilacap, yang tidak jauh dari Stasiun Kereta Api serta berjarak kurang lebih 1 kilometer dari Alun-Alun Kabupaten Cilacap ke arah selatan.

Kawasan heritage kota lama ini menjadi ikon baru Kota Cilacap, menjadikan area ini sebagai pusat wisata malam yang ramai, mirip Malioboro untuk memperkuat identitas kota.

Pada masa kolonial sejarah dahulu bahwa kawasan ini menjadi pusat kegiatan kota sering menjadi lokasi acara besar.

Dikatakan.salah satu pengunjung dari Widarapayung Cilacap Timur, Fania, bahwa dirinya penasaran dengan wajah baru kota Cilacap yang lagi viral belakangan ini.

“Sengaja datang bersama suami dan anak-anak, melihat wajah baru kota Cilacap yang lagi viral, mirip Malioboro, jadi tidak perlu jauh-jauh kesana, disini sudah mirip Malioboro”, ujarnya, Kamis (25/12/2025) malam.

Destinasi wisata baru di Cilacap, kawasan Kota Lama yang mirip Malioboro dengan tugu Titik Nol Kilometer. (Awan-cminews.co.id)

Ia menyebut kemiripan dengan Malioboro banyak lampu-lampu disepanjang kanan kiri trotoar, ada tempat duduk juga.

“Selain lampu sepanjang trotoar, juga tersedia tempat duduk, ada juga kursi dengan meja yang berbentuk kapal, serta beberapa patung penyu hewan laut khas Cilacap. Di ujung juga ada tugu nol kilometer Cilacap”, imbuhnya.

Kawasan Kota Lama Titik Nol Kilometer Cilacap, dikatakan Fania tidak dipungut biaya alias gratis. “Hanya bayar parkir kendaraan saja”, tutupnya.

Ririn, salah satu pengunjung dari Jakarta, yang melihat dari dekat Tugu Titik Nol Kilometer Cilacap sangat kagum dengan land mark tersebut.

Banyaknya pengunjung yang ingin melihat dari dekat tugu titik nol kilometer Cilacap, arus lalu.lintas sedikit tersendat, saat beberapa kendaraan mendekati tugu titik nol kilometer Cilacap.(Awan-cminews.co.id)

“Kota setingkat Cilacap bisa membuat land mark sebagus ini. Ikon lampu-lampu jalan bermotif bunga Wijayakusuma yang mana bunga tersebut merupakan lambang dari Cilacap, bunga Wijayakusuma hanya ada di sini”, jelasnya.

Sentra kuliner, lanjut Ririn, harus dikelola dengan baik untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan. “Kulinernya lokal khas Cilacap Mendoan itu pasti ada”, ucapnya.

Kawasan Kota Lama Titik Nol Kilometer Cilacap, terlihat ramai pada sore hingga malam hari, bahkan selepas Maghrib banyak warga masyarakat yang ingin melihat tugu titik nol kilometer atau sekedar jalan-jalan menyusuri kota lama semakin padat. Untuk arus lalu lintas, pihak berwenang memberlakukan jalan satu arah bagi kendaraan yang menuju ke selatan. (*)