Penanganan sampah darurat ini dilakukan hanya dalam dua hari dengan menggunakan metode sanitary landfill. Lubang pembuangan dibuat dengan dimensi yang cukup besar, yaitu kedalaman 4 meter, lebar 10 meter, dan panjang 10 meter. Langkah ini diharapkan dapat mengatasi sementara permasalahan sampah yang memengaruhi kualitas hidup masyarakat.
Namun, kebijakan ini memicu pro dan kontra di kalangan warga. Sebagian masyarakat menyetujui langkah tersebut karena lapangan sepak bola saat ini tidak digunakan, sementara yang lain khawatir akan dampak jangka panjangnya terhadap fungsi lapangan sebagai fasilitas umum. Lapangan ini sebelumnya sering digunakan untuk berbagai kegiatan, seperti olahraga, rekreasi, sholat Idul Fitri, perkemahan, upacara hari besar, hingga pertunjukan musik.













