Balon udara yang mewarnai langit Purwokerto, dibuat secara mandiri oleh pengrajin balon udara langsung dari Wonosobo selama 3 Minggu.
Rata-rata ukuran satu balon udara berdiameter 5 meter, satu balon memakan waktu 3 Minggu pengerjaan. Dari puluhan balon yang mengudara, ada satu balon menjadi perhatian publik yakni balon udara yang mengusung tema solidaritas untuk Palestina.
Didukung dengan kondisi angin yang tenang pada Minggu pagi, proses penerbangan 31 balon udara berjalan tanpa hambatan dan menghiasi langit UMP.
Dalam penerbangan balon udara tersebut agar tidak mengganggu lalu lintas udara (penerbangan komersial) seluruh balon udara yang sudah diterbangkan tidak dilepas bebas, harus setinggi maksimal 50 meter dan wajib ditambatkan dengan tali.
Tingginya animo.masyarakat dalam melihat balon udara raksasa, pihak kampus UMP berencana terus mengagendakan Festival Balon Udara sebagai kalender acara rutin tahunan. (*)



















