
CILACAP – CMI News : Pare merupakan jenis sayuran yang berasa pahit, dari rasanya yang pahit, bayak juga orang yang menyukainya. Umumnya pare di konsumsi dengan cara di masak tumis menjadi sayur atau direbus yang penyajiannya dengan sambal, atau disandingkan dengan olahan makanan siomay.
Motivasi Pembuat keripik pare dalam pelaksanaan komunikasi sosial (Komsos) dengan Babinsa bersama kelompok tani (Poktan) Kedawung Jaya Dusun Karangtengah Lor Desa Karangreja Kecamatan Cimanggu, Senin (27/1/2025).
Dikatakan Babinsa, bahwa pare mengandung banyak senyawa penting mulai dari antioksidan, vitamin, mineral dan zat lain yang bisa untuk menjaga daya tahan tubuh.
“Manfaat pare,.tentunya diperoleh jika seseorang rutin mengkonsumsinya. Kita melihat bahwa pare tidak hanya diolah dalam sayur, tapi menjadi camilan keripik yang gurih, renyah dan enak”, ujarnya.

Kegiatan yang dilakukan ini, lajut Serma Sudarto, merupakan bagian dari program pemerintah dalam hal ketahanan pangan, dengan bahan baku yang banyak didapat, ditanam oleh masyarakat. “Selan dari ketahanan pangan, pengolahan keripik pare, juga sebagai komoditas unggulan Poktan Kedawung Jaya untuk meningkatkan perekonomian keluarga, karena produk keripik pare dapat dipasarkan”, imbuhnya.

Harapannya, usaha pembuatan keripik pare yang dilakukan oleh Poktan Kedawung Jaya ini dapat berkembang serta meningkat produksinya. “Adanya pembuatan keripik pare, semoga dapat meningkatkan dan menumbuhkan perekonomian masyarakat Desa Karangreja”, pungkasnya.
Sementara itu, ketua Poktan Kedawung Jaya, Trisno, sangat mengapresiasi kehadiran Babinsa di Desanya. “Bersama anggota kami merasa senang dan bangga mendapat dukungan dan motivasi dari Babinsa, semakin yakin usaha yang kami geluti akan maju”, ucapnya.
“Harapan kami, adanya perhatian dari pemerintah, khususnya TNI, semoga kedepan lebih memperhatikan UMKM dengan memberikan bantuan untuk mengembangkan usaha kecil yang ada di pedesaan”, jelasnya.








