Dari rangkaian penggeledahan tersebut, KPK menyita berbagai barang bukti yang diduga berkaitan dengan perkara, mulai dari dokumen, barang bukti elektronik, hingga aset berupa kendaraan dan properti.
Potensi Tersangka Lain
KPK menegaskan penyidikan perkara dugaan korupsi kuota haji masih terus berkembang. Lembaga antirasuah membuka peluang adanya tersangka lain, seiring pendalaman peran pihak-pihak yang terlibat dalam penentuan dan distribusi kuota haji.
“Kami memastikan penanganan perkara ini dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel,” tegas Budi.
KPK menilai pengusutan perkara ini penting, mengingat penyelenggaraan ibadah haji menyangkut kepentingan jutaan umat dan kepercayaan publik terhadap negara.













