PEMALANG – Ancaman kekeringan akibat bencana hidrometeorologi kering makin meluas di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Hingga pertengahan Juli 2026, sebanyak 30 desa yang tersebar di tujuh kecamatan dilaporkan mengalami krisis air bersih, dengan total warga terdampak mencapai sekitar 93.250 jiwa.

Tujuh wilayah yang mulai kesulitan mendapatkan pasokan air bersih tersebut meliputi Kecamatan Pulosari, Watukumpul, Randudongkal, Warungpring, Belik, Bantarbolang, dan Bodeh. Dari hasil verifikasi lapangan, dampak terparah saat ini dialami oleh masyarakat di wilayah Kecamatan Belik dan Pulosari.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang, Agus Ikmaludin, mengonfirmasi bahwa kondisi ini merupakan dampak awal dari musim kemarau panjang yang diperkirakan berlangsung hingga Oktober 2026.

“Berdasarkan hasil kaji cepat dan validasi di lapangan, kondisi kekeringan terus meluas. Hal ini menjadi dasar penetapan Status Darurat Bencana Hidrometeorologi Kekeringan melalui Keputusan Bupati Pemalang sejak 1 Juli 2026,” terang Agus saat ditemui di Kantor BPBD Pemalang, Selasa (14/7/2026).

Menanggapi meluasnya krisis air ini, BPBD bersama jajaran terkait langsung membentuk Pos Komando Penanganan Darurat Bencana. Posko tidak hanya disiagakan di tingkat kabupaten, tetapi juga disebar ke seluruh kecamatan terdampak untuk mempermudah pendataan serta mempercepat alur distribusi air bersih dari usulan pemerintah desa.

Guna memenuhi kebutuhan harian warga, BPBD memobilisasi enam armada truk tangki kapasitas 5.000 liter yang dioperasikan hingga empat kali pengiriman setiap harinya. Penanganan juga melibatkan kolaborasi lintas sektor, termasuk dukungan armada dari Palang Merah Indonesia (PMI), Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Mulia, Baznas, hingga aksi kepedulian dari komunitas alumni dan relawan lokal.

Pemerintah Daerah menetapkan status darurat bencana ini berlaku hingga 31 Juli 2026 dan akan dievaluasi secara berkala. Apabila krisis air berlanjut, masa tanggap darurat dipastikan akan diperpanjang hingga kondisi pasokan air warga kembali normal.