-
Tanpa Jejak Pengereman: Di aspal lokasi kejadian, petugas tidak menemukan bekas pengereman sama sekali.
-
Kecepatan Tinggi: Jarum spidometer Toyota Yaris ditemukan berhenti di angka 120 km/jam, mengindikasikan kendaraan melaju sangat kencang saat tabrakan terjadi.
AdvertisementScroll kebawah untuk lihat konten -
Kondisi Kendaraan: Ban mobil diketahui diproduksi tahun 2016. Kondisi ban yang sudah berusia 10 tahun ini berpotensi mengalami pengerasan (oksidasi) sehingga mengurangi daya cengkeram, terutama pada kecepatan di atas 80–100 km/jam.
Faktor Kelelahan Pengemudi
Selain kondisi kendaraan, faktor fisik pengemudi menjadi sorotan utama. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diketahui memiliki aktivitas padat sebagai tim rias (make up artist).
Korban dilaporkan baru beristirahat pukul 22.00 WIB, bangun pukul 02.00 WIB untuk bekerja, dan kembali berangkat menuju Duri sekitar pukul 04.00 WIB. Kecelakaan terjadi hanya berselang satu setengah jam setelah keberangkatan.
Kondisi Kendaraan dan Imbauan Polisi
Dampak tabrakan tersebut membuat Toyota Yaris mengalami kerusakan parah. Bagian kap mesin ringsek hingga terlipat, kaca depan pecah, dan komponen mesin hancur berserakan di jalan. Sementara itu, truk Fuso hanya mengalami kerusakan ringan di bagian belakang.
Petugas dari PJR Ditlantas Polda Riau dan Polsek Kandis telah melakukan evakuasi korban, mengamankan barang bukti, serta mengatur arus lalu lintas di lokasi kejadian.
Menutup keterangannya, AKBP Eko Baskara mengimbau pengguna jalan tol untuk memprioritaskan kondisi fisik.
“Jika merasa lelah atau mengantuk, jangan memaksakan diri. Segera manfaatkan rest area demi keselamatan bersama,” tuturnya.



















