
Tegal, cminews.co.id : Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan Cilacap menerima permintaan Bawah Kendali Operasi (BKO) dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang. Permintaan BKO tersebut untuk mendukung operasi pencarian dan pertolongan terhadap seorang pendaki yang terjatuh ke dalam kawah Gunung Slamet, Selasa (18/8/2026).
Kejadian tersebut di jalur pendakian Gunung Slamet melalui Basecamp Sawangan Desa Sigedong Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal.
Pendaki tersebut diketahui bernama M. Fachri Maulana (16), salah satu anggota rombongan pendakian dengan metode tektok melalui jalur Sawangan.
Kejadian berdasar informasi yang diterima, bermula saat M. Fachri (survivor) berada di sekitar area kawah Gunung Slamet, diduga terlalu di sisi tepi kawah, hingga kemudian terpeleset dan terjatuh ke dalam kawah.

Selanjutnya salah satu anggota rombongan melaporkan kejadian tersebut melalui radio komunikasi (HT) kepda petugas Basecamp Pendakian Gunung Slamet Sawangan.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap menerjunkan satu tim rescue dalam menindaklanjuti permintaan BKO dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang.
Tim rescue dari Kantor SAR Cilacap dalam pelaksanaan operasi ini berstatus BKO di bawah kendali SMC Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang.
Setibanya di lokasi, tim rescue Kantor SAR Cilacap selanjutnya melaksanakan asesmen, berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan serta mempersiapkan upaya evakuasi sesuai kondisi medan di lapangan.
Mengingat lokasi survivor berada di area kawah dengan medan terjal dan berisiko tinggi, proses evakuasi membutuhkan dukungan peralatan evakuasi vertikal rescue.
Kondisi pasti survivor belum dapat dipastikan sehingga tim terus melakukan upaya penyelamatan dengan mengutamakan keselamatan survivor serta seluruh personel yang terlibat.
Kantor Pencarian dam Pertolongan Cilacap terus mendukung pelaksanaan operasi SAR sesuai arahan SMC Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang, serta berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan dalam upaya penyelamatan dan evakuasi. (*)








