Audiensipun death-lock karena pihak berwenang yang hadir disitu tak ada yang bisa memberi kepastian, akhirnya diskusi sempat dijeda sambil menunggu kehadiran Kepala Inspektorat.
“Ini kalau sampai jam 1 siang kepala inspektorat gak hadir disini, kami akan langsung geser menggeruduk kantor inspektorat kab.pemalang” tagas Hamu Fauzi salah satu peserta audiensi.
AdvertisementScroll kebawah untuk lihat konten
Ditengah kemarahan masa tersebut beberapa masa juga berteriak-teriak marah karena tidak ada satupun perwakilan DPRD Kab.Pemalang yang hadir ditengah mereka.
“Ini gimana kok Ketua DPRD & Wakilnya kan orang desa mojo sini, kenapa kok gak datang, desanya sendiri aja gak diurusin kok mau ngurusin urusan se kabupaten pemalang”. Tandas Andy Rahmat yang jadi Moderator dalam Audiensi tersebut.
Tak berselang lama akhirnya Inspektur atau Kepala Inspektorat Kab.Pemalang hadir dalam forum tersebut, ia langsung dicecar berbagai macam pertanyaan oleh audien.
“Dua tahun ini bapak ngapain, bapak masih nerima tukin kan? Terus bapak gak malu nerima tunjangan kerja tapi gak kerja?” Dengan Nada Ketus Hamu Fauzi Menyampaikan.
Kepala inspektorat kemudian menjelaskan bahwa prosesnya mereka sudah mencoba bersurat ke kementrian sosial untuk mencari data acuan untuk penghitungan kerugian negara.



















