Indonesia sebagai salah satu eksportir batu bara terbesar di dunia ikut terkena imbas. Sektor ini menyumbang 15–16% dari total penerimaan ekspor nasional, sehingga pelemahan harga dapat langsung berdampak pada pendapatan negara dan kinerja perusahaan tambang.
China: Produksi Lokal Melonjak, Impor Tertekan
Impor batu bara China pada Juli 2025 tercatat 35,61 juta ton, anjlok 23% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Meski demikian, volume ini sedikit membaik dibandingkan Juni yang mencatat titik terendah dalam dua tahun terakhir. Kenaikan dari Juni dipicu lonjakan konsumsi listrik akibat gelombang panas.
Menurut analis LSEG, Toby Hassall, penurunan besar impor dibandingkan tahun lalu mencerminkan pasokan domestik yang semakin mandiri. Produksi batu bara dalam negeri tahun ini bahkan melampaui konsumsi, seiring meningkatnya pembangkitan listrik dari energi terbarukan.


















