Data resmi menunjukkan produksi batu bara China pada Juni naik 3,6% dari bulan sebelumnya. Namun, pemerintah hanya menargetkan kenaikan tipis 1,5% sepanjang 2025 menjadi 4,82 miliar ton. Langkah ini dianggap sebagai strategi menyeimbangkan pasokan dan menjaga stabilitas harga, setelah tahun lalu produksi mencetak rekor.
Harga Tertahan, Pasar Waspadai Resistensi
Meskipun tren harga naik, analis menilai laju penguatan mulai kehilangan momentum. Data sxcoal.com mencatat harga batu bara termal di pelabuhan utama China masih meningkat pekan lalu, tapi menjelang akhir pekan kenaikan melambat.
Kondisi ini dipicu oleh lemahnya permintaan di sektor hilir serta resistensi dari pembeli yang menahan diri ketika harga terlalu tinggi. Artinya, pasar masih berada dalam fase pencarian keseimbangan baru.
Eksplorasi konten lain dari CMI News
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


















