CMI News – Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmen Indonesia dalam mendukung perdamaian global, khususnya konflik berkepanjangan di Palestina-Gaza. Seusai menghadiri Sidang Umum PBB ke-80 di New York pada 23 September 2025, Prabowo menyatakan keyakinannya bahwa seruan gencatan senjata yang ia sampaikan mendapat respons positif dari sejumlah pemimpin dunia.

Dalam pidatonya, Prabowo bahkan berkomitmen mengirim lebih dari 20.000 pasukan perdamaian Indonesia ke Gaza, sekaligus menawarkan dukungan di wilayah konflik lain seperti Ukraina, Sudan, dan Libya. Langkah ini menegaskan posisi Indonesia bukan hanya sebagai penonton, melainkan aktor aktif dalam menjaga stabilitas global.

“Saya kira pesan yang saya sampaikan di PBB diterima positif oleh banyak pemimpin. Kita semua butuh gencatan senjata untuk rakyat Gaza, sekaligus penyelesaian substantif atas konflik ini,” ujar Prabowo setibanya di Bandara Halim Perdanakusuma, Sabtu (27/9/2025).

Harapan akan Terobosan Diplomatik

Prabowo menekankan bahwa harapannya tidak berhenti pada retorika. Ia mendorong tercapainya terobosan konkret dalam beberapa hari ke depan yang bisa menghentikan pertumpahan darah, khususnya di Gaza dan Tepi Barat. Menurutnya, ada indikasi itikad baik dari berbagai pihak untuk mendorong lahirnya solusi berkelanjutan.

“Saya penuh harapan, mungkin kali ini bisa tercapai terobosan khusus untuk persoalan Palestina-Gaza. Kita berdoa agar gencatan senjata segera terwujud,” tegasnya.

Sorotan Media Internasional

Pidato Prabowo tidak luput dari perhatian media internasional. Channel News Asia (CNA) menyoroti bahwa Indonesia tampil bukan hanya dengan pernyataan politik, tetapi juga dengan tawaran konkret berupa kontribusi militer untuk menjaga perdamaian. Laporan tersebut menekankan bobot tawaran Indonesia, mengingat selama ini RI sudah menjadi salah satu kontributor utama bagi Pasukan Penjaga Perdamaian PBB.

Langkah ini menempatkan Indonesia dalam posisi strategis: di satu sisi tetap konsisten mendukung Solusi Dua Negara sebagai jalan damai, di sisi lain menunjukkan keseriusan dengan aksi nyata di lapangan.