Sesi diskusi berlangsung interaktif saat para kader mulai mencurahkan isi hati dan ide mereka. Salah satu kader asal Bantarbolang, Pak Haris, menyampaikan aspirasi kritis terkait bantuan usaha. Ia mengusulkan agar bantuan bagi UMKM, baik dari internal partai maupun pemerintah, harus disesuaikan dengan jenis usaha yang sudah berjalan di lapangan.
“Harapannya agar lebih tepat sasaran. Jangan sampai bantuannya apa, kebutuhan usahanya apa,” ungkap Pak Haris yang disambut anggukan setuju oleh peserta lain.
AdvertisementScroll kebawah untuk lihat konten
Menanggapi aspirasi tersebut, Rizal Bawazier tidak hanya memberikan janji, tetapi langsung menawarkan solusi nyata melalui penguatan wadah ekonomi kolektif. Ia mendorong para kader yang memiliki usaha untuk segera bersinergi dan bergabung dalam wadah resmi.
Rizal mengajak para kader pengusaha untuk bergabung menjadi anggota Koperasi Merah Putih. Melalui koperasi ini, diharapkan tercipta ekosistem bisnis yang saling mendukung, mulai dari kemudahan akses modal, pendampingan usaha, hingga pemasaran produk secara bersama-sama.

















