
PEMALANG – Komandan Korem 071/Wijaya Kusuma, Kolonel Inf Jamaluddin, mendampingi Kasdam IV/Diponegoro, Brigjen TNI Budi Irawan, saat meninjau lokasi kegiatan TMMD Reguler ke-122 di Desa Tambi, Kecamatan Watukumpul. Dalam kesempatan tersebut, Danrem mengimbau agar hasil kegiatan TMMD dapat dirawat dengan baik sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.
Danrem menjelaskan bahwa program TMMD berlangsung selama satu bulan, dimulai dari tanggal 2 hingga 31 Oktober 2024. Pada hari penutupan, ia mengungkapkan bahwa kegiatan ini meliputi dua sasaran utama, yakni sasaran fisik dan non-fisik.
“Dalam sasaran fisik, kita telah membangun 17 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang kini sudah selesai 100 persen dan diserahkan kepada masing-masing penerima. Selain itu, kita juga membangun jalan sepanjang 1.150 meter, gorong-gorong, jembatan, talud, dan bronjong,” papar Danrem.
Ia menambahkan bahwa sasaran non-fisik mencakup penyuluhan kepada masyarakat tentang berbagai topik yang relevan dengan kebutuhan warga setempat.
Manfaat TMMD
Danrem menyoroti manfaat signifikan dari pembangunan jalan yang menghubungkan Kabupaten Pemalang dengan Kabupaten Purbalingga. Infrastruktur ini, menurutnya, akan mempermudah akses layanan kesehatan, meningkatkan ekonomi masyarakat, dan memperbaiki akses pendidikan bagi warga kedua wilayah.

Pada kesempatan tersebut, Danrem menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pemalang atas dukungannya dalam pelaksanaan TMMD.
“Kami dari Kodam IV/Diponegoro, melalui Korem dan Kodim Pemalang, mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Pemalang atas dukungannya dalam pelaksanaan TMMD Reguler ke-122. Semoga hasil dari program ini memberikan manfaat besar dan dampak positif bagi masyarakat Desa Tambi, Kecamatan Watukumpul,” ujarnya.
Danrem juga berharap, hasil TMMD dapat terus dijaga oleh masyarakat agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka waktu yang lama.






