Cikarang, CMI News — Cadangan minyak bumi Indonesia kini tersisa sekitar 4,31 miliar barel, berdasarkan data Buku Saku Kementerian ESDM edisi Mei 2025 yang dipaparkan oleh SKK Migas dalam laporan kinerja hulu migas semester I-2025.
Selain itu, cadangan gas alam tercatat mencapai 51,98 triliun kaki kubik (TCF), yang mencakup cadangan proven, probable, hingga possible.
Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, menyebut bahwa jumlah tersebut masih menyisakan tantangan besar, terutama jika dilihat dari potensi cekungan migas yang belum tergarap secara optimal.
โCadangan minyak kita ada di angka 4,31 miliar barel dan gas 51,98 TCF. Ini adalah akumulasi dari cadangan terbukti, kemungkinan besar, dan kemungkinan kecil,โ ujar Djoko dalam keterangannya dikutip Selasa, (22/7/2025).
Indonesia saat ini memiliki 128 cekungan migas, namun baru 20 cekungan yang sudah berproduksi.
Artinya, lebih dari 100 cekungan belum tergarap, dengan 68 di antaranya teridentifikasi sebagai cekungan potensial. Ini menunjukkan bahwa peluang eksplorasi masih terbuka lebar.
Dari sisi pengelolaan wilayah kerja (WK), SKK Migas mencatat ada 165 WK migas yang tersebar di seluruh Indonesia, terdiri dari:
105 WK produksi (eksploitasi)
43 WK eksplorasi aktif
3 WK eksplorasi yang sedang dievaluasi
14 WK dalam proses terminasi
Sementara itu, hingga pertengahan 2025, terdapat 3.199 struktur migas yang tengah atau pernah dieksplorasi dan dikembangkan, serta total 44.714 sumur yang telah dibor. Volume sumber daya migas yang telah ditemukan tercatat mencapai 149 miliar barel setara minyak (barrel oil equivalent, BOE).
Produksi Minyak RI Masih di Bawah Target
Dari sisi produksi, lifting minyak nasional hingga Juni 2025 tercatat sebesar 578 ribu barel per hari (bph), atau 95,5% dari target APBN 2025 yang ditetapkan sebesar 605.000 bph. Untuk gas, angka lifting mencapai 5.483 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) atau 97,4% dari target 5.628 MMSCFD.
Jika digabung, total lifting migas Indonesia mencapai 1,55 juta barel setara minyak per hari (BOEPD) atau 96,7% dari target 1,61 juta BOEPD di semester I-2025.
Cukupkah Cadangan Minyak untuk 20 Tahun ke Depan?
Dengan asumsi produksi tetap di kisaran 578.000 bph, maka cadangan minyak 4,31 miliar barel diperkirakan akan habis dalam waktu sekitar 20 tahun ke depan. Namun ini tentu sangat bergantung pada:
Keberhasilan eksplorasi dan penemuan cadangan baru
Efisiensi produksi
Perubahan permintaan domestik
Pengembangan teknologi energi alternatif
Tanpa langkah eksplorasi yang agresif, dan jika konsumsi meningkat tanpa diimbangi penambahan cadangan, masa pakai cadangan minyak nasional bisa jauh lebih pendek dari proyeksi saat ini.
Eksplorasi konten lain dari CMI News
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















