PEMALANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang menegaskan kesiapannya dalam mengawal pesta demokrasi tingkat desa. Langkah konkret tersebut diwujudkan melalui Apel Gelar Pasukan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) yang berlangsung khidmat di Alun-alun Pemalang, Selasa (7/7/2026). Kegiatan ini digagas untuk memastikan seluruh tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 berjalan aman, tertib, lancar, dan kondusif.

Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, memimpin langsung jalannya apel yang dihadiri oleh jajaran Forkopimda, personel Satlinmas, Satpol PP, serta unsur TNI dan Polri. Dalam amanatnya, Bupati menegaskan bahwa Pilkades merupakan fondasi utama demokrasi yang menentukan arah kepemimpinan dan pembangunan desa ke depan.

“Perbedaan pilihan adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, persatuan, kerukunan, dan kebersamaan masyarakat Pemalang harus tetap menjadi prioritas utama yang dijaga di atas segalanya,” tegas Bupati Anom.

Menghadapi potensi kerawanan selama proses pemungutan suara, Bupati meminta seluruh anggota Satlinmas untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan dedikasi tinggi. Satlinmas diharapkan memperkuat koordinasi dengan personil TNI, Polri, pemerintah kecamatan, hingga penyelenggara Pilkades di tingkat desa.

Langkah antisipasi dini juga menjadi penekanan utama. Satlinmas diminta peka terhadap dinamika lapangan, termasuk potensi penyebaran hoaks, provokasi, serta tindakan destruktif yang berisiko memicu konflik sosial di tengah masyarakat.

Guna menguji kesiapsiagaan personel, rangkaian apel diisi dengan peragaan simulasi Pengendalian Huru Hara (PHH). Peragaan pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) ini dibawakan oleh anggota Satlinmas Kabupaten Pemalang di bawah binaan langsung Polres Pemalang, memperlihatkan kesiapan fisik dan taktis dalam menangani potensi gangguan keamanan.

Di samping agenda pengamanan, apel gelar pasukan ini juga menjadi momen apresiasi atas dedikasi para petugas di lapangan. Pemkab Pemalang menyerahkan penghargaan khusus berupa penyematan tanda peserta dan piagam kepada anggota Satlinmas yang telah setia mengabdi selama 30 tahun.

Momen tersebut juga diwarnai aksi kepedulian sosial. Bupati Pemalang bersama Wakil Bupati dan unsur Forkopimda menyerahkan secara simbolis Hunian Tetap (Huntap) kepada warga terdampak bencana banjir bandang, sekaligus memberikan piagam penghargaan kepada para donatur yang telah membantu proses pemulihan pascabencana.

Melalui kesiapan pasukan, simulasi pengamanan, serta sinergi dari tokoh masyarakat, agama, dan pemuda, Pemkab Pemalang optimistis Pilkades Serentak 2026 dapat melahirkan pimpinan desa yang amanah dan membawa kemajuan bagi seluruh warga.