”Sesungguhnya kami sudah jengah lihat tingkah pongah Bupati Pemalang ini. Dulu ramai pungli berkedok agama dengan modus infak siswa, sekarang gurunya juga mau dipungliin juga,” kata Sukron dengan nada geram.
Ia berharap tidak ada lagi praktik pungli yang dibungkus dengan berbagai modus, seperti yang dikatakannya, “utekmu nang ndi!!!”












