Ia menyebut, pemeriksaan dilakukan sebagai deteksi dini mencegah keterlambatan anggota.

“Jika ditemukan hasil positif, personel akan diproses sesuai ketentuan disiplin dan kode etik, bahkan sanksi pidana jika terbukti melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika”, tegasnya.


















