CMI NEWS — Proyek Jalan Tol Jakarta–Cikampek (Japek) II Selatan kian mendekati tahap operasional penuh.
Tol strategis nasional yang membentang di sisi selatan Jawa Barat ini diproyeksikan memangkas drastis waktu tempuh Jakarta–Bandung, bahkan diklaim bisa ditempuh kurang dari satu jam saat beroperasi optimal.
Tol Japek II Selatan dirancang sebagai jalur alternatif untuk mengurangi beban lalu lintas di Tol Jakarta–Cikampek eksisting, sekaligus memperkuat konektivitas kawasan industri dan perkotaan di Bekasi, Karawang, hingga Purwakarta.
Secara keseluruhan, Tol Japek II Selatan memiliki panjang sekitar 62 kilometer, menghubungkan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR) di Jati Asih, Bekasi, hingga Tol Purbaleunyi di Sadang, Purwakarta.
Jalur ini melewati wilayah selatan Jawa Barat yang selama ini belum tersentuh akses tol langsung ke Bandung.
Berdasarkan data Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR, progres pembangunan menunjukkan perkembangan signifikan.
Sejumlah ruas utama telah memasuki tahap akhir konstruksi, khususnya ruas Bojongmangu–Sadang yang progresnya telah melampaui 90 persen.
Sementara ruas lainnya masih difokuskan pada percepatan pembebasan lahan dan penyempurnaan konstruksi.
Dengan kecepatan rata-rata kendaraan sekitar 80 km/jam, Tol Japek II Selatan diproyeksikan mampu memangkas waktu tempuh Jakarta–Bandung hingga sekitar 45 menit dibandingkan jalur eksisting saat ini.
Proyek ini dibangun dengan nilai investasi sekitar Rp14,69 triliun dan memiliki masa konsesi selama 35 tahun.













