BANJARBARU – Di balik ketegasannya sebagai pemimpin negara, Presiden Prabowo Subianto kembali menunjukkan sisi humanis dan rasa kasih sayangnya yang mendalam terhadap generasi muda Indonesia. Momen emosional ini terekam jelas saat kunjungan kerja beliau ke Banjarbaru pada 12 Januari 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo diagendakan untuk meresmikan secara serentak 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di seluruh pelosok tanah air. Program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mencetak SDM unggul bagi bangsa.

Namun, ada satu momen yang mencuri perhatian publik dan menjadi viral di media sosial, khususnya melalui unggahan akun TikTok tedskyfriends. Dalam sebuah video pendek, terlihat seorang anak kecil berpakaian batik dengan penuh semangat berusaha menyapa sang Presiden.

Tidak sekadar menyapa dari jauh, Presiden Prabowo yang saat itu berada di atas kendaraan taktis, dengan spontan “menotis” (memperhatikan) bocah tersebut. Dengan senyum lebar dan raut wajah yang tampak bahagia, Presiden memeluk dan menggendong anak kecil tersebut ke atas kendaraannya.

“Lihatlah wajah bahagia dan bangga itu,” tulis keterangan dalam video tersebut, menggambarkan suasana hangat saat sang anak berada di dekapan Presiden. Momen ini memperlihatkan betapa Presiden Prabowo tidak menjaga jarak dengan rakyat kecil, terutama anak-anak.

Unggahan tersebut dibanjiri komentar positif dari netizen yang merasa terharu. Banyak yang mendoakan agar Presiden selalu diberikan kesehatan dan umur yang panjang agar dapat terus melihat anak-anak Indonesia tumbuh menjadi generasi yang membawa kemajuan dan kemakmuran bagi bangsa.

Aksi spontan ini bukan pertama kalinya dilakukan oleh Prabowo Subianto. Beliau memang dikenal memiliki kedekatan khusus dengan anak-anak. Bagi beliau, anak-anak adalah masa depan bangsa yang harus dijaga, disayangi, dan dipastikan mendapatkan pendidikan serta nutrisi yang layak.

Kunjungan ke Banjarbaru ini tidak hanya meninggalkan jejak pembangunan infrastruktur pendidikan berupa ratusan Sekolah Rakyat, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam tentang sosok pemimpin yang penyayang dan kebapakan.