Pemalang, CMI News – Di balik gemerlapnya lampu kota, tersembunyi kisah pilu seorang wanita di Kabupaten Pemalang bernama Laras (bukan nama sebenarnya). Dia pernah terjerumus dalam dunia kelam sebagai wanita panggilan. Setiap malam, selalu menjajakan tubuhnya untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Tarif Wanita Panggilan
Dengan tarif yang bervariasi mulai dari 800 ribu hingga 1 jutaan rupiah sekali pakai, namun tak pernah menjadi dirinya kaya. menurutnya setiap malam ia minimal mendapat 5 seorang lelaki hidung belang.
Ia berkerja menjadi wanita panggilan sudah selama 4 tahun, tetapi tak membuat dirinya ketercukupan. ” Pahadal hampir setiap malam saya dapat tamu, tetapi tak membuat kaya yang ada selalu kurang terus.” ungkap Laras, pada Jumat, (21/6/2024) malam.
“Namun, seiring berjalannya waktu, rasa takut mulai menghantui Laras. Ia khawatir akan terjangkit penyakit menular seksual yang berbahaya. Ketakutan itu semakin membesar saat ia melihat beberapa teman sesama wanita panggilan yang menderita penyakit parah.”
Sadar akan bahaya yang mengintai, Laras memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya yang tercela itu. Ia bertekad untuk memulai hidup baru yang lebih bersih dan sehat.


















