Pemalang, CMI News – Suasana duka dan solidaritas menyelimuti Komplek Perumahan KBA Saradan, Pemalang, setelah penemuan jenazah seorang wanita warga Desa Lawangrejo secara tragis tewas dibunuh di salah satu rumah komplek mereka, lebih tepatnya di blok F40.

Sebagai respons terhadap insiden yang mengguncang ketenangan lingkungan, warga setempat menggelar acara doa bersama dan tahlil pada Rabu malam, 26 November 2025.

Acara yang didominasi oleh bapak-bapak dan ibu-ibu komplek ini diadakan di area terbuka perumahan, dekat dengan lokasi kejadian. Tujuannya adalah untuk mendoakan almarhumah, Kusumawati (37), agar diberikan ketenangan, serta harapan agar lingkungan KBA Saradan dapat segera kembali aman dan damai.

Sebelumnya, warga komplek perumahan KBA Saradan digegerkan kejadian pembunuhan dan ditemukan mayat dalam kondisi mengenaskan. Insiden tragis yang menjadi pemicar acara tahlilan.

Menurut keterangan yang diperoleh dari pihak kepolisian, kondisi penemuan jenazah Kusumawati tergolong mengenaskan. Korban ditemukan di dalam kamar mandi rumah tersebut.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa tangan dan kaki korban ditemukan dalam keadaan terikat, sementara bagian kepalanya dibungkus menggunakan plastik berwarna hitam yang dilakukan oleh terduga pelaku Slamet Romadhon.

Solidaritas dan Keinginan Akan Keamanan
Puluhan warga terlihat duduk khidmat dalam acara tahlilan tersebut. Kehadiran mereka menunjukkan rasa solidaritas yang mendalam terhadap keluarga korban dan juga kecemasan kolektif akan keamanan lingkungan.

Sebagai informasi, bahwa terduga pelaku kini berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian pada Senin, 24 November 2025 malam sekitar pukul 21.00 WIB.