Scroll untuk baca artikel
banner
banner
banner
LIFESTYLETegal

Umar Tegal: Robot Rongsokan Mendunia, Satu Unit Terjual 50 Juta!

×

Umar Tegal: Robot Rongsokan Mendunia, Satu Unit Terjual 50 Juta!

Sebarkan artikel ini
foto: Instagram @umayrobot

Tegal, CMI News – Di balik kesederhanaan bengkel las di Desa Harjawinangun, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, terlahir karya seni robotik yang tak hanya unik, namun juga bernilai tinggi. Adalah Umar Mustofa, seorang warga Tegal lulusan pondok pesantren yang secara otodidak berhasil menyulap onderdil bekas menjadi replika robot-robot ikonik yang kini mendunia.

Siapa sangka, tangan kreatif pria ini mampu mengubah tumpukan rongsokan seperti shockbreaker, gear, knalpot, dan berbagai komponen mesin bekas menjadi sosok-sosok gagah layaknya Transformers, Terminator, hingga Iron Man. Berawal dari coba-coba pada tahun 2018, kini karya Umar telah menarik perhatian pasar internasional, bahkan pesanan datang dari negara adidaya seperti Amerika Serikat dan negeri ginseng, Korea Selatan.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Keahlian Umar dalam merakit dan mengelas satu per satu onderdil bekas menjadi mahakarya robotik sungguh memukau. Melalui akun Instagramnya, @umayrobot, terlihat jelas betapa detail dan cermatnya ia mengerjakan setiap aspek robot tersebut, menjadikannya bukan sekadar barang bekas, melainkan sebuah karya seni berteknologi tinggi yang memancarkan keunikan tersendiri.

foto: Instagram @umayrobot

Ketekunan dan kreativitas Umar ternyata berbuah manis. Dalam sebulan, ia mampu menghasilkan hingga empat unit robot berukuran besar. Lebih mencengangkan lagi, satu unit robot karyanya dapat terjual dengan harga fantastis, mencapai Rp50 juta, tergantung pada ukuran dan tingkat kerumitannya. Sebuah bukti nyata bahwa ide cemerlang dan kerja keras dapat menghasilkan nilai ekonomi yang luar biasa dari barang yang dianggap tak berguna.

Kisah sukses Umar ini tak hanya menginspirasi masyarakat Tegal, namun juga telah melambungkan namanya di dunia maya. Dengan popularitas yang terus meningkat, Umar kini memiliki cita-cita mulia, yaitu membangun sebuah museum robot di Tegal. Tujuannya sederhana namun mendalam: agar lebih banyak orang dapat melihat secara langsung bagaimana limbah besi dan onderdil bekas dapat bertransformasi menjadi karya seni spektakuler yang memiliki nilai jual tinggi.

Perjalanan Umar Mustofa dari seorang santri yang belajar secara otodidak hingga menjadi seorang kreator robot mendunia dengan omzet puluhan juta rupiah adalah sebuah kisah inspiratif yang patut diacungi jempol. Ia membuktikan bahwa latar belakang pendidikan bukanlah penghalang untuk berkarya dan berinovasi.

Semangatnya dalam memanfaatkan barang bekas dan mengubahnya menjadi sesuatu yang bernilai adalah cerminan kreativitas tanpa batas yang patut diteladani. Semoga impiannya untuk membangun museum robot di Tegal segera terwujud dan terus menginspirasi generasi-generasi mendatang.

 





error: