Trump menegaskan tidak ada temuan baru yang mengaitkan dirinya dengan kejahatan Epstein dan menilai isu tersebut sudah usang.
Namun, dokumen yang telah dirilis menunjukkan nama Trump tercatat muncul lebih dari 6.000 kali dalam arsip Epstein Files.
Catatan tersebut terutama berkaitan dengan relasi sosial Epstein dan Trump pada era 1990-an hingga awal 2000-an.
Salah satu email Epstein tahun 2011 kepada Ghislaine Maxwell kembali disorot, lantaran menyebut bahwa seorang korban
“tidak pernah menyebut Trump”—kalimat yang kerap dikutip sebagai bantahan tidak langsung terhadap tuduhan tertentu.
Hingga kini, tidak ada bukti baru yang secara substansial membantah klaim Trump bahwa hubungannya dengan Epstein telah berakhir sekitar 2004.
Trump juga diketahui jarang menggunakan email, sehingga jejak komunikasi langsung hampir tidak ditemukan dalam arsip digital Epstein Files.
Rilis terbaru turut mencakup daftar tip FBI yang belum diverifikasi, termasuk laporan dari masa kampanye Trump pada 2016.
Sebagian dokumen sempat menghilang dari situs DOJ, memicu tudingan adanya upaya perlindungan terhadap presiden. Tuduhan tersebut dibantah DOJ, yang menyebut klaim itu spekulatif dan sensasional.
Sementara itu, beredarnya foto-foto baru yang menampilkan Trump dan Epstein dinilai tidak menambah informasi signifikan dibanding materi yang telah lama beredar di ruang publik.













