CMI News — Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyoroti beban belanja pegawai di pemerintah daerah (pemda) yang dinilainya masih belum efisien.
Dalam situasi di mana transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat menurun cukup tajam, Tito mengingatkan agar pemda mulai berbenah dengan mengatur ulang alokasi anggaran mereka.
Pada tahun 2026, pemerintah pusat hanya menganggarkan Rp693 triliun untuk TKD, turun sekitar 24,66% dibandingkan 2025 yang mencapai Rp919,87 triliun. Penurunan ini, menurut Tito, seharusnya mendorong daerah untuk menata ulang struktur birokrasinya dan menekan belanja pegawai yang terlalu besar.
“Waktu pandemi Covid-19, saya ingat betul, 75% ASN bekerja dari rumah, hanya 25% yang di kantor, tapi pekerjaan tetap berjalan. Artinya apa? Jangan-jangan kebanyakan ASN kita,” ujarnya dikutip Sabtu (31/10).
Dorongan Efisiensi Tanpa Pemangkasan Gaji













